Ada pada saatnya manusia itu mengerti (untuk manusia yang sadar diri) arti makna hidup untuk dirinya sendiri. Ntah itu alasan yang berkaitan dengan alasan dia hidup sampai alasan membuat jalan cerita untuk dirinya sendiri. Berani memulai untuk memahami realita mengajari banyak hal kenapa sampai saat ini kita bertahan hidup dengan kisah yang berbeda. Semuanya Tuhan sudah sediakan segala bentuk fasilitas buat umatnya, sekarang bagaimana cara umat itu memanfaatkannya dan slalu bersyukur tentunya. Tak ada alasan untuk mengatakan Tuhan tak adil, masalahnya hanya kita yang tak adil untuk diri kita sendiri. Terpuruk pada posisi rasa egois terhadap jiwa pribadi. Sikap egois kita terkadang hanya memihak pada satu objek emosional kita. Jika rasa egois itu terfokus pada sikap peduli dengan perasaan orang lain tanpa sadar bahwa dia mengabaikan sikap peduli dengan dirinya. Berani memulai mencoba memahami tekstur jiwa yang berbentuk kelebihan dan kekurangan secara keseluruhan pada diri kita. Agar kita dapat mempelajari segala hal untuk memahami apa arti hidup itu sebenarnya.
Kita punya duna kita sendri, tanpa banyakorang yang tau. Namun berbagi dapat menambah warna baru dalam hidup kita. Saya menulis ini bukan berarti saya sudah mengusai egois saya, tapi alasan tepatnya adalah karena saya ingin menambah warna-warna baru dalam hidup yang belum saya cicipi dengan cara berbagi. Thanks :)

Posted by : @EL_R
0 komentar:
Posting Komentar